Sinopsis:
Talibu tak pernah mengira kalau ada ajakan tak main-main, yakni ajak untuk serbu kerajaan Sung yang bersahabat dengan Kerajaan Khitan
Talibu kini masuk ke markas para tokoh jahat yang punya ambisi besar untuk menaklukan bangsanya, tanpa dia sadari
Bu Tek Siulam tokoh banci yang sangat sakti muncul, dan mulai membujuk Talibu dengan lagaknya yang genit bak wanita
Talibu sama sekali tak tahu dunia persilatan yang di huni berbagai perkumpulan golongan sesat dan suka menculik minta tebusan
Talibu kini merantau seorang diri, sayangnya dia kurang pengalaman dan belum tahu siap kawan dan lawan
Talibu sama sekali tidak tahu bahwa perintahnya ini diam-diam terdengar oleh Puteri Mimi dari balik jendela
Talibu meninggalkan Khitan beberapa, hari setelah Suling Emas pergi. Keinginannya untuk pergi ke selatan dan mencari adik kembarnya
Kam Han Ki seperti ayahnya, di tolong Bu Kek Siansu dan di bawa menghilang di dunia ramai, tanpa ada yang tahu
Lengking maut yang tadi keluar dari kerongkongan Siang-mou Sin-ni dalam kemarahan, kesakitan dan pergulatan melawan maut.
Tokoh wanita jahat yang selalu lolos dari kematian, malah tewas di tangan Han Ki yang berusia 11 tahun
Pandang matanya yang penuh nafsu itu menjadi haus dan perlahan ia membalikkan tubuh Han Ki menelungkup di atas dipan.
Menyaksikan sikap anak kecil ini, ia merasa amat kagum di dalam hatinya. Kagum akan ketabahan yang luar biasa, akan kekerasan hati
Betapapun juga, bukti bahwa benar ada tahang air direbus dengan airnya menghitam, membuat mereka masih percaya bahwa di dalam dapur ini.
Kiang Liong Akhirnya tertolong berkat di rebus hidup-rebut, semua racun keluar dari tubuhnya tanpa tersisa
Kiang Liong tak masalah di rebus hidup-hidup, karena ini cara pengobatan satu-satunya, akibat pukulan yang dilakukan sian mo sinni dulu