Sinopsis:
Kiang Liong seorang flamboyan, dia mampu luluhakn hati Song Goat yang aslinya lembut dan penuh kasih sayang, hingga salting
Song Goat kini lega, orang yang dia tolong ternyata bukan orang jahat, bahkan seorang pendekar hebat dan putra pangeran
Sebagai pendekar hebat dan mulai matang, Kiang Liong kaget, raja tabib miliki anak gadis jelita yang lihai mengobati racun di tubuhnya
Kiang Liong terkenal sebagai playboynya ibukota Kerajaan Sung, melihat Song Goat yang menolongnya, sifat playboynya keluar
Pemilik kedai kaget bukan main, kala Song Goat ingin rebus hidup-hidup Kiang Liong di panci besar dan api yang menyala hebat
Song Goat kaget bukan main, saat si pemuda dengan tubuh telanjang keluar dari gua dan langsung pingsan di depannya
Po Leng In yang mengobati Kiang Liong dengan cara tak lazim, akhirnya tewas dalam pelukan Kiang Liong di lihat Song Goat
Yang membuat ia malu dan jengah adalah keadaan mereka yang telanjang bulat dan mereka itu adalah seorang pemuda tampan dan seorang gadis
Dan di depan ayahnya, secara terang-terangan mengaku cinta kepada, Kwi Lan! Ia merasa dikhianati merasa dicurangi dan hatinya sakit sekali.
“Yu Siang Ki! Masih belum sadarkah engkau daripada lamunanmu yang kosong! Engkau adalah calon suami Enci Goat, jangan kauharap untuk aku.
Yu Siang Ki jadi serba salah, karena dianggap sebagai pria tak tahu diri, sudah punya tunangan, tapi malah nyatakan cinta ke Kwi Lan
Lengan kanan diulur ke depan dengan telunjuk ditudingkan hampir menyentuh hidung Yu Siang Ki, suaranya ketus ketika kata-katanya
“Kasihan sekali Enci Goat! Kenapa Siang Ki begitu tidak tahu aturan dan tidak mengenal budi?” Kwi Lan kaget sekali dengan fakta ini
Jauh di dalam hutan, Kwi Lan mendapatkan kakek Song itu berdiri seperti arca, mukanya pucat dan diliputi awan kedukaan.
Kwi Lan menjatuhkan dirinya berlutut. Ia seorang pemberani, tidak takut mati dan tidak takut melawan siapapun juga.