Sinopsis:
Suma Kiat mewarisi watak jahat ayahnya dan kegilaan ibunya, sikap yang aneh dan dikit gila membuat Kiang Liong bingung
Suma Kiat harus akui ilmu silatnya masih di bawah kaka misannya, Kiang Liong, kini dia gunakan siasat lainnya, yakni mulut!
Suma Kiat terlampau licik, Kiang Liong hampir saja celaka di tangan anak pamannya ini, untung ilmu silatnya sangat tinggi
Kiang Liong masih penasaran dengan kelakuan Suma Kiat yang misterius dan penuh muslihat, sehingga merekapun berkelahi
Kiang Liong hanya bisa menahan dongkolnya, kerajaan terkepung, Kaisar Sung malah lebih suka pilih jaman damai
Kiang Liong sindir Yu Siang Ki yang telantarkan Song Goat, hingga ketua pengemis ini bingung sendiri dan tak paham
KIang Liong makin curiga melihat gaya Suma Kiat yang tiba-tiba bergerak dan membuat musuh Kwi Lan tewas
Para mata-mata Hsia-hsia kelabakan dengan ulah Kwi Lan, apalagi Kian Liong kini mulai bersikap tegas dan bengis
Kiang Liong cega Suma Kiat yang ingin bokong Kwi Lan, walaupun tadi marah dengan gadis ini, Kiang Liong tak suka curang
Kwi Lan langsung tunjukan kaum pemberontak yang menyusup, inilah yang membuat suasana makin kacau balau
Kwi Lan memaki-maki Kiang Liong, untuk bela Yu Siang Ki hingga keadaan makin tegang, apalagi Kwi yang ceplas ceplos
Kiang Liong dan Yu Siang Ki kini saling berhadapan, agaknya keduanya bakal bertarung seru dan mati-matian
Kiang Liong kaget, Suma Kiat sebut Kwi Lan Sumoi nya, bahkan ber she atau marga Kam sama dengan Suling Emas
Kiang Liong sebal bukan main melihat Suma Kiat yang juga adik misannya yang berpakain mewah dan adakan pesta di rumah ortunya
Setiap kali nama Suling Emas di sebut, Kiang Liong heran ibunya seakan membela terus, hingga ayahnya marah. Ada rahasia apa ibunya ini?