Suma Kiat kaget, Kwi Lan kini melawannya, untuk membela tokoh pengemis yang dianggapnya menganggu pestanya
Suma Kiat terjang Yu Siang Ki, dia marah pestanya di kacau seorang jembel pengemis yang dianggapnya rusak rencananya
Yu Siang Ki bikin keributan di pesta Suma Kiat, dia panas dengar ocehan 5 orang wanita genit yang menghina Kwi Lan
Suma Kita yang kadang setengah gila mirip ibunya terpancing oleh Kwi Lan dan sebutkan tempat di mana Talibu di tawan
Suma Kiat memang keturunan Pangeran, dari ayahnya Pangeran Suma Boan, kini dia bercita-cita tinggi, ingin jadi Kaisar Sung
Kwi Lan bikin kegaduhan, dengan mengusir undangan yang bersikap genit. Keributan agaknya tak terhindarkan
Kwi Lan mengetahui tak sengaja kalau sepupu misan nya ini kini tinggal di rumah keluarga Pangeran Kiang
Kwi Lan hadir di pesta sepupu misannya Suma Kiat, yang kini di terima di keluarga Pangeran Kiang, kedatangannya bikin heboh
Yu Siang Ki juga hadir di pesta Keluarga Pangeran Kiang, tapi malah bertemu Suma Kiat yang sombong dan suka pamer kehebatan
Suma Kiat adalah putra Sian Eng, hasil perkosaan Pangeran Suma Boan, dia pun ngaku sebagai sepupu misan Kiang Liong
Talibu akhirnya tak kuasa bertahan dan kini jadi tawanan para datuk golongan sesat. Di kerajana Sung para pejabat korup berlomba berderma
Pengalaman bertarung yang minim membuat Talibu tak perhitungkan kelicikan lawnnya yang sudah biasa main curang
Kakek Lomo, pentolan golongan hitam yang angap remeh Talibu, hampir saja keok. Pukulan dan tendangan Talibu sangat berbahaya
Ia makin memandang rendah dan setelah tubuh yang berputaran itu datang dekat, ia ceĀpat menerjang maju dan dalam sekali gerak
Talibu kini bertemu musuh tanding yang sangat sakti dan kuat. Apalagi dia hanya sendiri dan kurang pengalaman
Talibu benar-benar di uji dengan 5 orang wanita desa yang di jadikan tawanan oleh kelompok penjahat ini
Pangeran Talibu yang ingin bebaskan 5 tawanan terjebak oleh permainan para penjahat ini. Ia pun kini dalam bahaya besar
Kini lima orang gadis itu seperti berlumba menghampiri Pangeran Talibu hendak merebut perhatiannya. Talibu hampir tak dapat mengendaliĀkan
Talibu benar-benar kaget bukan main, gerakan ini tak main-main. Karena bangsa Hsis-hsia lebih kecil dari Khitan malah mau serbu Kerajan Sung
Talibu kaget bukan main, karena pendeta pemimpin bangsa Hsia-hsia ini ingin kerjasama tamatkan kerajaan Sung