Mantan Kadiv Propam Inspekstur Jenderal (Irjen) Polisi Ferdy Sambo benar-benar tak mengira skenario jahatnya, tentang pemufakatan jahat setelah menghabiskan mantan sopir dan ajudannya sendiri ternyata gagal, Bharada E membongkar semuanya!!!
Roslin Simanjuntak mengaku curiga anak bungsu Ferdy Sambo bukan anak kandung keluarga itu, tapi anak adopsi!
Ferdy Sambo dikabarkan minat tes DNA untuk anaknya yang paling bungsu, terkait panasnya kabar perselingkuhan PC dan KM
Karir Kombes Agus Nurpatria selesai sudah, terlalu menghamba ke Ferdy Sambo membuatnya ikut dipecat, karena terbukti rusak CCTV
Kenapa punya Putri Candrawathi (PC) tak di umumkan sekalian? Aneh bin ajaib kan! kayak ada yang di tutup-tutupin
Ucapan ART itu menyebutkan keluarga Ferdy Sambo bak psikopat, yakni sebut ada mayat-mayat Polisi yang di awetkan
Beredar kabar bahwa ada tiga Kapolda yang diduga membantu skenario busuk Ferdy Sambo di kasus pembunuhan Brigadir J
Saat menjalani rekostruksi, Ferdy Sambo dan Bharada E memiliki perbedaan keterangan soal penembakan Brigadir J
Seorang wanita mengaku sebagai ART Ferdy Sambo menuding majikannya sering menyiksa Polisi laki-laki dan mengambil organ tubuhnya sekaligus
Muncul sebuah isu yakni ditemukannya ruang rahasia di kediaman Ferdy Sambo diduga sebagai tempat Brigadir J menerima siksaan
Resmi di tetapkan tersangka, diketahui, Bharada merupakan saksi kunci, saksi yang paling pokok untuk membuka suatu kasus
Saat menjalani Rekonstruksi pembunuhan Brigadir J, Bharada E sempat emosi hingga menolak melakukan adegan sesuai versi Ferdy Sambo
Putri Candrawathi yang terancam hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling lama 20 tahun itu, belum juga ditahan.
Kompol Chuck Purtanto dan Kompol Baiquni tentu tak pernah bermimpi, karir mereka di kepolisian selesai gara-gara Ferdy Sambo
Ferdy Sambo ternyata loyal dengan sahabat sendir, tak ingin menyeret seorang jenderal polisi bintang 1nyatakan sang sahabat tak terlibat
Satu persatu Polisi yang ikut serta membantu Ferdy Sambo kini mulai mengutuk nasib mereka yang terlalu menjilat terhadap mantan Kadiv Propa