Entah siapakah guru Kakek Sayuti ini, irisan kelopak mata dan alis yg dia peroleh hasil dari menyayat (menggiris) mayat yang mau dimakamkan
Sejak diamankan karena ketahuan menyayat alis jenazah dan kelopak matanya, polisi menemukan hal yang mengejutkan.
Ampiunnn dejaiii…jaman udah canggih, masih ada yang percaya dengan gaya-gaya yang tak masuk akal, untuk memperoleh ilmu hitam agar kebal
Duit DAK dan Dana Desa masih ngedon di bank, penyebabnya belum tersalur! Padahal pembangunan di desa sangat diharapkan bisa sesegranya
Selain tinggal di pedesaan (terpencil), akses ke sana juga sulit dan butuh biaya besar kalau harus turun ke kota, karena jaraknya yang jauh
Aturan Luhut Panjaitan atas nama pemerintah mewajibkan beli migor curah dengan aplikasi pedulilindungi ternyata tak diketahui para pedagang
Kalsel kini sudah memasuki kemarau, selain soal Karhutla, kini sungai-sungai juga mengalami abrasi atau surut
Awalnya lancar dan para nasabah pun makin percaya, namun lama kelamaan justru semakin kacau dan akhirnya puncaknya tak mampu lagi
Bidan desa dianggap sebagai ujung tombak kesehatan di desa-desa, karena masih minimnya tenaga dokter,
Inilah tanda alam sudah mulai tak bersahabat akibat tambang dan penggundulan hutan akhirnya berimbas pada kondisi sungai di Barabai
Salah satu calhaj dilaporkan meninggal dunia, atas nama Sumiati (48), warga Desa Haur Gading, Kecamatan Batangalai Utara, Kabupaten HST
Calon Haji di HST harus segera bersiap, karena mereka akan di berangkatkan ke Tanah Suci dua mingguan lagi, jumlahnya sebanyak 90 orang
Rasanya kecut buah ini sering dianalogikan untuk menggambarkan wajah seseorang yang sangat pelit senyum.
Di zaman serba digital seperti sekarang, hampir semua pekerjaan rumah tangga bisa diatasi dengan cepat dan efesien dengan perabot elektronik
Setelah geger, polisi akhirnya bisa menemukan ayah dari si jabang bayi, sekaligus orang yang telah menghamili siswa SMP tersebut
Salah satu teman sekelasnya, ibu si bayi sempat dicurigai teman-teman satu kelasnya sedang hamil karena bentuk payudaranya berubah drastis
"Sebab,kalau dibiarkan, longsor akan makin meluas tak hanya memakan badan jalan, tapi juga mengancam rumah warga," kata Kosim.
Masih seringnya wilayah HST diguyur hujan membuat pengelola wisata sungai belum bisa aman membangun fasilitas di pinggir sungai.
Selain terkenal karena tempat wisata alamnya, kabupaten ini juga terkenal sebagai penghasil berbagai jenis pisang.
Dulu sangat ramai kini malah bak tak berpenghuni, begitulah Terminal Pantai Hambawang di Kabupaten HST kini terlihat seperti mati suri