Derby Jatim berakhir tragis, ratusan penonton tewas terinjak-injak, setelah ribuan penonton terjun ke lapangan dan polisi menghalau lalu menembakan gas airmata
Sebanyak 127 orang tewas dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, usai laga Arema FC dan Persebaya.
Barcelona mengutuk keras kekerasan dalam sepakbola, baik di dalam maupun di luar lapangan, terkhusus tragedi maut stadion kanjuruhan Malang
Real Madrid sampaikan duka cita mendalam atas tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, sang bos Florentino Perez sampai ajak heningkan cipta
Presiden Jokowi perintahkan semua pertandingan sepakbola di bawah naungan PSSI di stop dulu, sambil lakukan penyidikan prosedur keamanan.
Para keluarga kini banyak yang harap-harap cemas, karena ada beberapa keluarga mereka yang belum ada kabarnya sejak tadi malam
Warganet geram dengan sepakbola Indonesia yang selalu rusuh dan menimbulkan korban jiwa serta materi tak sedikit, minta sepakbola End!
Tragedi maut Stadion Kanjuruhan menjadi trending topik media luar, apalagi kini korban makin bertambah jadi 153 orang
FIFA sudah melarang penggunaan gas airmata, namun kenapa PSSI dan Polisi masih memakai, supporter anarkhis jadi alasan Kapolda Jatim
Penggunaan gas airmata yang ditembakan polisi kini dituding sebagai penyebab banyaknya korban jiwa Kapolda Jatim berdalih supporter anarkhis
Arema FC bakal menerima sanksi berat, imbas dari kerusuhan maut di derby Jatim, 127 nyawa melayang sia-sia
34 supporter meninggal di dalam stadion dan sisanya di rumah sakit. Inilah tragedi paling memilukan dalam sejarah Liga Indonesia
Para pemain Persebaya mengalami malam horor di Stadion Kanjuruhan Malang, tengah malam baru bisa di evakuasi menggunakan Rantis Polri
40 ribuan penonton menyaksikan langsung kekalahan Arema FC, 3.000 an orang menginvasi lapangan dan berbuat kerusuhan
Ribuan suppoter Aremania ngamuk dan invasi lapangan sepakbola setelah Arema FC keok 2-3 melawan Persebaya, 127 nyawa melayang sia-sia