Menarik sekali sepak terjang sang Mentan ini, yang kini di katakan jadi tersangka KORUPSI
Pengakuan 20 juta itu di sampaikan Bendahara Partai NasDem, Ahmad Sahroni, ia mengatakan, fraksi partainya di DPR terima dari SYL
SYL disinyalir gunakan uang korupsinya buat keperluan pribadi dan keluarganya, juga di katakan parpolnya
KPK beralasan, penjemputan paksa ini dilakukan agar yang bersangkutan tidak melarikan diri. Walaupun besok Jumat mau datang
Balada SYL kini berakhir, dengan di tetapkannya sebagai tersangka maling berdasi oleh KPK, menyusul penetapan dua koleganya
Saat itu Firli tiba di lapangan terlebih dahulu. Tak selang lama, Syahrul pun tiba. Keduanya lantas berbincang selama kurang lebih 20 menit
Menurut Kapolri, sosok yang membuat laporan kepolisian di kasus dugaan pemerasan oleh pimpinan KPK terhadap SYL bukan orang sembarangan
Keduanya terlihat bicara sangat serius, sehingga banyak yang menduga, pasti berbicara soal ‘nasib’ SYL yang sedang di incar KPK.
Firli mengatakan ajudannya hanya satu orang bernama Kevin. Ia mengklaim tak pernah ada orang yang menemui dirinya untuk memberikan sejumlah
KPK kini di titik nadir, Mentan Syahrul Yasin Limpo yang mundur dari jabatannya tuding pimpinan KPK sudah memerasnya, polisi pun bergerak
Setelah di kabarkan hilang, Ketum Partai Nasdem, Surya Paloh di katakan menelpon langsung SYL agar segera pulang ke Indonesia.
Bahkan blak-blakan Mahfud MD ngaku sudah lama mendapatkan informasi itu dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Penggrebekan yang dilakukan KPK mulai di rumah dinasnya, hingga di Kementan menemukan hal-hal yang mencengangkan.
SYL agaknya akan menyusul dua adiknya, dalam kasus yang sama, yakni korupsi, KPK agaknya akan segera umumkan status SYL
Mentan dari Partai NasDem ini agaknya bakal susul koleganya jadi tersangka korupsi, bukti vital sudah di kantongi KPK
KPK terkesan lunak. Yakni tidak mau melakukan pemanggilan paksa. Bahkan pada kasus Mardani H Maming dulu, mantan Bupati Tanbu sempat DPO