Di saat kritis, munculah serbuan dari Bengkauw, yang langsung hajar kelompok iblis betina ini, dan tanpa ampun semua musuh
Kiang Liong tak tahan juga melihat nyawa Kam Han Ki dalam bahaya, dia pun menerjang iblis betina ini, tapi usahany asia-sia
Terjadi perang di dalam hati Kiang Liong. Kalau mengingat akan tugasnya sebagai penyelidik, teringat akan kewajibannya
Kalau kau mementingkan anak ini, berarti kau tidak sungguh-sungguh hendak bersekutu dengan kami!” Kiang Liong terkejut dalam hatinya.
Jantung Kiang Liong serasa berhenti berdetik ketika melihat Siang-mo Sin-ni mendukung seorang anak laki-laki.
Ada yang mengatakan, Habib Umar saat pengajian, selalu tahu kalau kakek moyang beliau, manusia yang paling mulia di muka bumi hadir
Kalau berhasil usaha kita, pasti engkau yang akan menduduki singgasana Kerajaan Sung! Pinceng tidak ingin menjadi raja di Kerajaan Sung.
Dengan begini, apa susahnya menjatuhkan Kaisar boneka itu? Ha-ha!” Diam-diam Kiang Liong terkejut sekali. Hebat rencana pimpinan Hsi-hsia
Bagaimana kalau engkau menjadi Raja Kerajaan Sung, Kiang-kongcu?” Sikap Kiang Liong masih tenang.Namun jantungnya seperti meloncat
Mendengar kalimat terakhir ini, berserilah wajah Ratu Yalina. “Mutiara Hitam.... alangkah seremnya julukan Anakku...., Song-ko, jahatkah
“Dia cantik dan gagah, ilmu silatnya ganas dan dahsyat lagi aneh, tentu saja karena dia murid Sian Eng yang mewarisi semua kitab ibuku"
“Apa maksudmu, Song-ko?” Suling Emas memegang kedua pundak Ratu Yalina, wajahnya berseri, matanya bersinar-sinar. “Lin-moi, aku telah ber..
“Bu Song Koko, ketahuilah bahwa sepeninggalmu, baru aku ketahui bahwa aku mengandung! Tentu saja aku menjadi bingung sekali.
“Paman, mohon maaf atas kekurangajaranku, karena saya tidak tahu....“ “Paman apa? Talibu, kini tiba saatnya Ibumu membuka semua rahasia.
Setelah 20 tahun lebih, akhirnya Suling Emas bertemu kembali dengan Lin Lin, yang kini jadi Ratu Khitan
“Dia Ayahmu! Dia Ayah kandungmu!” Akan tetapi mulutnya hanya berkata lirih, “Mudah-mudahan usaha para panglima mencarinya akan berhasil.
"Suling Emas....” “Ohh....!” Pangeran ini tentu saja sudah tahu bahwa ibunya mengerahkan para panglima untuk mencari dan memanggil pendekar
Suling, Emas belum berani memperlihatkan diri karena ia khawatir kalau-kalau para dayang akan melihatnya dan hal ini akan membikin malu
Tentu saja berita tentang malapetaka yang menimpa para pimpinan Beng-kauw ini juga membuat Suling Emas terkejut marah, dan berduka sekali.
Hampir aku kesalahan tangan membunuhmu!” teriak Yalina dan memberi isyarat supaya Suling Emas maju lagi.